Chemex®: Sang Legenda (1)

“With the Chemex, even a moron can make a good coffee!”

–Peter J. Schlumbohm, Ph. D., Penemu Chemex®

Jika sesorang sudah gandrung terhadap sesuatu, hal apa saja yang berkaitan dengan apa yang digandrunginya akan selalu diminati dan diincar. Orang yang cinta mati dengan Kurt Cobain pun akan rela mengeluarkan uang demi kaus kaki peninggalannya. Orang rela mengantre panjang demi melayat tokoh panutannya seperti Gus Dur. Laron akan selalu menyasar cahaya. Hal-hal semacam itu didorong oleh cinta, demikian kata Rumi dan Ibn ‘Arabi. Tak terkecuali dengan kami yang gandrung dengan kopi🙂

Salah satu alat penyeduh kopi yang kami dambakan dan belum pernah kami temukan di Indonesia adalah Chemex®. Alat ini mendahului metode pour over yang sedang menjadi demam baru di USA dan Eropa, dan tentu saja Jepang. Karena kelawasannya, Chemex® jarang dimasukkan ke dalam kategori pour over, meski penyeduhannya sama-sama menggunakan kertas saring. Chemex® dibuat oleh seorang kimiawan bernama Peter J. Schlumbohm pada 1941. Schlumbohm dilahirkan di Kiel, Jerman, pada 1896. Menggondol gelar doktoral kimia di Universitas Berlin. Dia membuat Chemex® ketika dia menetap di Amerika Serikat sejak 1936. Selain membuat Chemex®, Schlumbohm juga telah menciptakan berbagai temuan sebanyak 3.000 yang sudah terpatenkan, Chemex® salah satunya.

Kekhasan Chemex® adalah terletak pada lekukan karafenya dan kertasnya. Kekhasannya ini perlu dilihat secara kontekstual, yakni pada masa 1941, mengingat pada masa sekarang sudah banyak karafe pour over yang mengikuti lekukan Chemex®. Dalam klaim perusahaan ini ialah “The BEST coffee in the world only comes in one shape!”. Dari segi kertas, Chemex® menggunakan kertas penyaring yang terberat dibanding dengan kertas penyaring pour over lain. Kertas Chemex® lebih berat sekitar 20 sampai 30%. Bukan tanpa alasan mengapa Chemex® menggunakan kertas yang lebih berat dan tebal.

Menurut sang penemu, kopi itu mengandung 50 elemen berbeda. Dari 50 elemen tersebut, hanya dua yang mendasar, yakni 1) aromatik minyak kopi dan 2) kafein. Elemen sisanya kombinasi dari acid, lemak, rasa pahit dan perisa minyak, yang harus diminimalisir kadarnya untuk mendapatkan kopi yang kaya rasa. Nah, kertas Chemex® dengan ketebalannya memungkinkan untuk mencegah pelolosan partikel-partikel sedimen yang memuat lemak dan minyak semacam itu. Kertas Chemex® mampu menginfusi seduhan kopi dalam jangka waktu tidak terlalu lama dan cepat. Waktu infusi ideal yang hendak dicapai Chemex® itulah menurut Schlumbohm yang membuat kopi menjadi kaya akan rasa.

Hmmm… apakah Anda penasaran dengan karakter kopi yang dihasilkan Chemex®? Simak di tulisan berikutnya yah. Tulisan ini terbagi ke dalam empat bagian. Bagian pertama, yaitu tulisan ini, sekadar pengantar. Bagian kedua, cara menggunakan Chemex® dan paparan hasil kopinya. Bagian ketiga, menggunakan Chemex® dengan Kone. Keempat, komparasi hasil karakter kopi yang menggunakan kertas standard Chemex® dengan penyaring buatan Coava Coffee, yaitu Kone.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s